Manajemen Waktu

Manajemen Waktu

Salah satu jalan menuju kesuksesan adalah kemampuan mengelola waktu dengan benar. Dengan kata lain, jalan menuju sukses adalah kemampuan untuk melakukan apa yang perlu dilakukan pada waktu yang tepat. Manajemen waktu tidak hanya mengatur waktu, tetapi juga mengelola tugas. Berikut adalah beberapa teknik yang dapat membantu kamu dalam pengaturan waktu dan tugas!

 

Dua Tahap Berbeda

Ada dua tahap utama ketika kamu memiliki sebuah toko:

1. Menyiapkan toko: Pada tahap ini kamu melakukan pemilihan produk, mencari pemasok, membuat situs web, merencanakan cara mempromosikan produk dan membuat merek toko.
2. Mengelola toko: Pada tahap ini kamu akan melakukan peninjauan dan proses pemenuhan pesanan, menjalankan rencana pemasaran dan meninjau akun.

What it is important is the difference between the tasks on each stage. On the first stage, you will find tasks that need to be done once. While in the second stage, you find tasks that are repetitive in general. Thus, the strategies we used to deal on each stage are not the same. Let’s see how can we deal with them:

Yang penting adalah perbedaan antara tugas di setiap tahap. Tugas pada tahan pertama yang hanya perlu dilakukan satu kali. Sementara di tahap kedua, diisi oleh tugas yang perlu dilakukan secara berulang. Dengan demikian, manajemen waktu yang dibutuhkan pada tiap tahap tidaklah sama. Mari kita lihat:

 

Stage1: Menyiapkan Toko

Di awal setiap proyek, ada banyak ketidakpastian. Kita masih dalam proses belajar tentang apa yang perlu dilakukan dan bagaimana cara melakukannya. Ketidakpastian ini membuat tahap ini tampak lebih sibuk dari tahap lainnya. Namun, jika semuanya berjalan dengan baik, menyiapkan toko online akan menjadi tugas yang menarik. Kamu mungkin akan menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk memulai sebuah toko tetapi bertahun-tahun mengelolaya. Jadi, mari kita lihat bagaimana kita bisa mengelolanya.

To Do, Doing, and Done

Daftar akan menjadi teman terbaik kamu! Buat daftar semua yang harus tugas yang perlu untuk diselesaikan. Buat daftar setiap kali kamu memiliki ide, atau dapatkan tip baru, atau temukan peluang baru.

Buat daftar dalam tiga kolom: kolom pertama adalah untuk tugas-tugas yang harus diselesaikan, kolom berikutnya adalah untuk tugas yang sedang dilakukan dan kolom terakhir adalah tugas-tugas yang telah selesai.

 

untuk melakukan daftar

Di kolom To-Do / kolom pertama, kamu dapat mengelompokkan tugas-tugas sesuai dengan alasan mengapa kamu perlu melakukannya. kamu dapat membuat kotak di kolom pertama dan mengisi kotak tersebut dengan hasil yang kamu inginkan. Kamu juga dapat menempatkan tugas-tugas spesifik yang perlu kamu lakukan untuk mencapai hasil ini.

Sekarang setelah kamu mengatur dan menyaring tugas-tugas, mari kita lanjut ke langkah berikutnya: pilih tiga tugas (Tiga tugas saja!). Pindahkan ketiga tugas tersebut ke kolom Doing / kolom kedua. Ketika kamu menyelesaikan salah satu dari tiga tugas ini, pindahkan ke kolom berikutnya: Done. Jangan menambahkan tugas baru ke kolom Doing sampai semua dari tiga tugas selesai.

Setelah kolom Doing kosong, periksa kolom To-Do, hapus tugas-tugas yang tidak lagi diperlukan dan pilih tiga tugas berikutnya: Pindahkan ketiga tugas ini ke kolom Doing dan lakukan tahap yang sama seperti sebelumnya.

Pomodoro

Sekarang, kamu telah memiliki tugas yang terorganisir dan sistem manajemen yang baik. Selanjutnya, kita membutuhkan teknik yang baik untuk membantu kita benar-benar melakukan tugas-tugas tersebut. Di sini, kami ingin memperkenalkan  teknik Pomodoro. Teknik ini dapat membantu kamu melawan “penundaan”.

Pertama, siapakan timer dapur. Set timer pada 25 menit dan mulailah. Sekarang, kerja! Kamu harus menyelesaikan tugas sebelum waktu habis. Poin yang ingin kami sampaikan di sini adalah perasaan terdesak dalam 25 menit ini menghasilkan senjata terbaik untuk melawan penundaan dan alasan penundaan lainnya. Ketika kamu memiliki batas waktu, kamu tidak menunda sesuatu!

Selain itu, rasa terdesak ini akan membantu kamu untuk fokus hanya pada satu tugas, dan setelah kamu fokus selama beberapa menit, kamu akan memasukkan kedalam “zone”. Zone, atau aliran, adalah kondisi mental yang paling produktif. Setelah kamu berada di “zone”, kamu akan melupakan timer dapur dan hanya berkonsentrasi pada tugas yang ada di tangan.

 

Stage2: Mengelola Toko

Setelah toko siap, produk telah dipilih, pemasok telah dipilih, dan rencana promosi telah ditetapkan, tugas berikutnya adalah mengelola toko online hingga mencapai sukses. Dengan kata lain, mengelola toko akan menjadi pekerjaan harian kamu. Pada tahap ini, kamu dapat menggunakan teknik yang sama yang digunakan saat membuka toko. Dan pada tahap ini kamu harus mulai membuat rutinitas.

Rutinitas

Banyak kegiatan yang kita lakukan setiap hari dapat dilakukan secara otomatis. Kita tidak perlu terlalu banyak berpikir ketika melakukannya. Mengelola sebuah toko harus menjadi bagian dari aktivitas-aktivitas yang dijalankan secara autopilot. Bagaimana caranya? Kamu dapat memulai dengan menggunakan teknik yang sama: menggunakan daftar tugas dan timer.

Selama proses pengerjaan, cobalah mengenali pola pada setiap tugas: seberapa sering kamu perlu melakukannya? kapan waktu terbaik? Ikuti pola-pola ini dan dengan segera tugas-tugas ini akan pindah dari daftar To-Do dan akan dapat dijalankan secara otomatis. Mungkin akan terasa sulit pada awalnya, tetapi tidak akan terasa di kemudian hari. Yang paling penting adalah konsisten.

susunan acara, mengumumkan

Ringkasan

Menyiapkan toko bukanlah sesuatu yang mudah. Akan ada banyak tugas yang harus diatasi. Tetapi dengan ketiga teknik ini, kamu dapat menyelesaikannya secara efektif dan menjalankan toko secara otomatis. Jadi ingat:

  • Gunakan daftar to-do untuk mengatur, menyaring, dan memprioritaskan tugas
  • Gunakan teknik Pomodoro untuk melawan penundaan dan meningkatkan fokus.
  • Jadikan tugas sebagai rutinitas untuk menjalankannya secara auto pilot.

 

 

Halaman sebelumnya: Membina Hubungan dengan Pelanggan

About the author

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: